Pages - Menu

Kamis, 12 Desember 2013

Manajemen perjalanan





MANAJEMEN PERJALANAN


Beberapa hal yang menjadi dasar dalam perencanaan perjalanan.
Untuk merencanakan suatu Perjalanan ke Alam Bebas Harus ada persiapan dan penyusunan yang matang. ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H, adalah Where, Who, Why, When dan How.

1. Kenalilah setiap bagian dari wilayah serta medan yang akan kita lalui. Panjang dari route dan bagian-bagian dari route tersebut, bagaimana keadaan umumnya, apakah terdiri dari medan yang berbatu, rawa-rawa, semak belukar, hutan rimba belantara atau padang rumput, dll. Kenali pula keadaan iklimnya, temperatur siang hari dan malan hari, angin, hujan, senantiasa berkabut, atau salju dll.
(Where/Diamana)

2. Perhatikan maksud dan tujuan perjalanan anda.
apa program program kegiatan anda secara umum dan macam kegiatan apa saja yang akan anda lakukan pada setiap bagian dari route perjalanan anda.
Apa yang anda Lakukan ? (Whay/Mengapa)

3. Perhatikan lamanya waktu dari perjalanan anda, juga waktu untuk setiap bagian dari route perjalanan.
Berapa lama ? (When/Kapan)

4. Kadang-kadang ada hal-hal khusus yang dibutuhkan oleh orang-orang yang tertentu,
(Who/Siapa)

5. Keterbatasan dari kita untuk membawa barang-barang serta perlengkapan tadi sebagai beban.
Cara Menyelesaikan masalah. (How/Bagaimana )



Dari hal-hal diatas kita dapat mebuat perhitungan-perhitungan, perencanaan untuk membawa, memilih atau bahkan mendesain perlengkapan apa saja yang perlu dipakai dan dibawa sehingga tujuan-tujuan terlaksanan dengan baik. Perlengkapan untuk suatu perjalanan harus selengkap mungkin tetapi juga harus praktis dan seringan mungkin” maximum utility in minimum weight”. Berat badan total sebaiknya tidak melebihi sepertiga berat badan kita, maksimal 15-20 kg. Dan yang perlu pula diperhatikan pertambahan berat beban akibat basah seandainya hujan dsb.


Kegiatan dalam suatu perjalanan

Hal yang umum kita lakukan dalam suatu pengembaraan secara garis besar kita bagi dalam :
Pergerakan atau perpindahan dari suatu titik ke titik lain baik dengan jalan kaki biasa, atau memelukan teknik-teknik yang lebih khusus seperti : pendakian tebing terjal, pendakian tebing es, perjalanan padang salju, ski dan lain-lain.
Kegiatan istirahat temasuk tidur dan lain-lain. Dengan maksud untuk memelihara kondisi tubuh baik fisik maupun mental.
Kegiatan makan dan minum.
Kegiatan kerja khusus (kalau ada), seperti penelitian geologi, pengukuran geodesi, pengumpulan data biologi hutan, dll.
kegiatan harian dasar seperti buang air besar, membersihkan badan dll.
Check list

Perlengkapan untuk perjalanan dialam terbuka memerlukan pemikiran dan perhatian yang sungguh-sungguh. Ban
yak kesenangan dan kemudahan yang kita peroleh apabila kita menggunakan dan membawa perlengkapan yang tepat. Dan bayak pula kesulitan bahkan bencana bila kita tidak membuat perencanaan yang baik untuk hal ini. Sekali lagi yang terpenting adalah ketelitian serta kemampuan untuk melihat kedepan. Bahkan mengenai makanan tidak hanya gizi dan kalorinya yang harus dipikirkan tapi pengaruhnya pada moril perjalanan. Sampai-sampai harus direncanakan pula daftar serta jadwal dari makanan (menu) dari hari-kehari bila memungkinkan.

Bila perjalanan dalam kelompok, setiap pemimpin kelompok harus memeriksa apakah setiap anggotanya sudah menyiapkan perlengkapan pribadinya masing-masing. Kita harus dapat membagi antara perlengkapan perorangan dengan perlengkapan tim. Harus diperhatikan agar beban yang dibawa setiap orang tidak mewebihi dari batas maksimum.teliti secara terperinci jangan sampai hal-hal yang benar-benar diperlukan tidak terbawa dan jangan sampai juga membawa barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Contoh:

Perlengkapan jalan (Dapat kita perinci satu persatu mulai dari kaki hingga kepala)

  Sepatu:

Ada banyak macam dan bentuk sepatu, masing-masing mempunyai keistimewaan dan kegunaan tertentu. Bagi kita yang terutama harus diperhatikan adalah syarat-syarat sebagai berikut :

a. mempunyai daya guna yang sesuai dengan maksud atau bentuk perjalanan/track dari route yang dilalui.

b. Sesuai dengan bentuk dan ukuran kaki.

c. Harus sejauh mungkin menguntungkan si pemakai.

d. Harus kuat untuk pemakaian di medan yang berat.

Tips agar sepatu tetap awet selama kegiatan perjalanan :

- jangan sekali-kali mengeringkan sepatu anda pada panas yang ekstrim, misalnya terlalu dekat dengan api unggun, tungku, lampu, juga pada sinar matahari yang terik.

- Walaupun sambil dipakai bersihkan sepatu anda dari Lumpur atau kotoran lain yang melekat dengan kaian basah atau semer sepatu.

- Semirlah sepatu anda sewaktu-waktu atau oleslah dengan lemak atau “grease” agar kulitnya tetap lembut dan tidak cepat lapuk.

- Bersihkanlah kaos kaki, sepatu dan perlengkapan sepatu setiap ada kesempatan.

Ka
os kaki

Berbicara masala
h sepatu, kurang lengkap kalau tidak membicarakan juga kaos kaki. Kaos kaki dimaksudkan :

a. melindungi kulit kaki dari pergesekan langsung dengan kulit sepatu atau bagian-bagian sepatu yang menimbulkan luka-luka/lecet.

b. Menjaga agar telapak kaki tetap dapat bernafas

c. Men
yerap keringat

d. Menjaga agar kaki tetap hangat pada daerah-daerah yang sangat dingin.


 Geiter/putis/atau lainnya

Geiters/sarung anti pacet biasanya dibuat dari kain tipis yang dipakai setelah kaus kaki setinggi lututyang sebelah atas atau ujung bertali seperti sarung bantal atau sarung guling, manfaatnya sama dengan putis.
(bisa juga menggunakan daun tembako pada rokok. Di gosokan di kaki)

Putis terbuat dari kain katun atau wool untuk menjaga otot-otot betis agar tetap fit pada perjalanan panjang. Juga untuk mencegah pasir, pacet masuk kedalam sepatu atau kaus kaki. Pemakaiannya tidak boleh terlalu ketat sehingga mengganggu peredaran darah atau pergerakan otot betis.

Celana Jalan/lapangan

Syarat utama celana jalan adalah : kuat, ringan, tidak mengganggu gerakan kaki, praktis dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat. Untuk daeah tropis bahan driil yang mengandung katun/cotton tidak terlalu tebal, tahan duri dan tidak membuat “overheat”. Selain itu cukup ringan dan cepat kering (example : PDL Militer atau celana loreng tentara)

 Ikat pinggang

Pilihlah ikat pinggang yang terbuat dari bahan yang kuat,misalnya dari kulit yang tebal tetapi lembut atau dari bahan sintetis lainnya (ring eiger)

 Baju jalan/lapangan

Baju lengan panjang lebih efektif untuk menahan goresan-goresan duri, untuk menjaga temperatur tubuh, melindungi tangan dari sengatan serangga berbisa atau nyamuk.

 Jaket/ baju luar/ sweater
/Rain Coat
Dapat menghangatkan badan dan baju dalam tidak basah apabila terjadi hujan pada saat melakukan perjalanan jauh.

 Scarf, kacu segitiga lebar

Dapat digunakan sebagai pembalit luka, menghapus keringat, tutup kepala
, menyaring air.

Pelindung kepala (topi, helmet atau kupluk)

Perlengkapan ini melindungi dan memberikan kehangatan di bagian kepala, pemakaiannya disesuaikan dengan medan yang akan dilalui.

 Jas hujan/ponco
Agar terlindung dari hujan dan barang bawaan tidak basah terkena hujan (sama fungsinya seperti Raincoat)


Perlengkapan Tidur.
:

Satu set pakaian tidur

 Kaus kaki untuk tidur

 Sleeping Back/Sleeping mat/Selimut/Kelambu

 Penutup kepala

 Tenda/tenda gantung

 Sarung tangan
(Sarung tangan dari kulit kuat tetapi lembut baik untuk dipakai didaerah-daerah tropis yang banyak semak-semak berduri, untuk daerah dingin sarung tangan digunakan untuk menahan dingin pada bagian tangan juga untuk rapelling dan lain-lain keperluan.)


Perlengkapan masak/makan
:

 Alat masak lapangan lengkap

 Alat makan

 Alat pembuat api (kompor gas, spiritus, paravin, lilin, dll)

 Kantung air/alat pemurni air, dll.

Alat Bantu perlengkapan jalan
:

 Peta

 Kompas

Kompas adalah partner anda yang sangat penting dalam perjalanan atau pengembaraan, harus baik kuat dan praktis. Letakkan kopas pada tempat yang aman tetapi mudah dijangkau sewaktu-waktu diperlukan.

Ø Pisau pinggang,pisau saku serba guna (Multi Blade)dan golok tebas

Spesifikasi pisau dan golok lapangan :

a. terbuat dari bahan yang dapat dipercaya, tajam dan tidak mudah patah.

b. Desain dan ukurannya harus benar-benar enak dipegang dan enak dipakai.

c. Sarungnya aman dan enak jatuhnya.

d. Selalu tetap terpelihara.

Merk pisau PUMA, GERBER, HANTER,dan golok BUSH HAWKER, BOLO, MACHETE masuk spesifikasi golok lapangan.

Ø Jam tangan

Ø Water canteen

Ø P3K + Snack Bite Kit

Ø Sarung tangan

Ø Flash light + baterai dan lampu cadangan
(senter)

Ø Pluit

Perlengkapan pribadi lainnya

Ø Jarum benang

Ø Kancing

Ø Tali sepatu cadangan, semir dan sikat sepatu

Semir sepatu dimaksudkan untuk menjaga agar kulit sepatu tetap lembut dan tidak patah atau retak-retak. Juga untuk menjaga agar benang jahitan sepatu tetap kuat. Sebagai pengganti semir dapat menggunakan campuran bawang merah dengan minyak kelapa untuk menjaga dan memelihara sepatu dan kulitnya (kulit kaki). Campuran ini dikenal dengan nama minyak komando.

Ø Handuk, sikat gigi, sabun, celan
a lapangan.

Ø Surat-surat perjalanan, surat cinta, banko surat wasiat, dll.

Ø Alat tulis menulis, alat dokumentasi.


Ransel

Ransel ini sangat penting dalam kegiatan alam terbuka beberapa hal yang harus dipenuhi adalah:

- Ringan: Ransel sejauh mungkin tidak merupakan bahan bobot yang berlebihan terbuiat dari bahan yang “water Proof” sehingga kalau hujan tidak bertambah berat dan cukup melindungi isi dari ransel walaupun tetap harus diberi perlidungan ekstra dengan jalan menggunakan kantong-kantong plastik untuk mrlindungi perlengkapan yang peka seperti pakaian tidur, alat tulis, makanan ringan dan lain-lain.

- Kuat: Harus mampu membawa beban kita dengan aman, berdaya tahan tinggi, tidak mudah robek, jahitannya tidak mudah lepas sipernya cukup kokoh dan seterusnya.

- Sesuai denagn kebutuhan dan keadaan medan:

o Volumenya harus memadai untuk beban/perlengkapan yang kita bawa

o Disainnya harus sejauh mungkin sesuai dengan keadaan medan yang akan kita tempuh, jangan sampai komponen ransel mengganggu kebebasan gerak sipembawa pada medan-medan tertentu.

- Compfortable (nyaman dipakai):,Misalnya untuk ransel Carriel atu pembawa barang besar dan berat mungkin “Frame” perlu agar berat beban merata keseluruh keseimbangan tubuh. Frame ini juga membuat nyaman karena adanya fentilasi antara punggung dengan ransel. Bagi ransel yang tidak mengguinakan frame atau yang frame didalam (internal frame), mungkin perlu ditambahkan bahan yang menyeraaap keringan dibagian yang bersetuhan dengan punggung. Tali pentyangdang ransel harus cukup lebar dan empuk serta mudah distell, juga hip belt untuk mengatur agar rangsel menempel dengan baik ketubuh sertta membantu pembagian berat keseimbangan.

- Praktis: Kantung-kantung tambahan atau pembagian ruangnnya memudahkan kita mengambil barang-barang tertentu, mudah dilepas.


Mengusun perlengkapan kedalam carrier

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengepakan atau packing perlengkapan ke dalam carrier :

Ø Tempatkanlah barang-barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin ke badan anda. Barang-barang yang lebih ringan seperti pakaian tidur, makanan kering, sleeping bag dan seterusnya tempatkan pada bagian bawah.

Ø Letakkanlag barang-barang kecil yang diperlukan sewaktu-waktu pada kantung-kantung luar ransel anda atau pada bagian yang paling atas. Yakinkanlah bahwa perlengkapan PPPK,makanan untuk sarapan, ponco dan sebagainya terletak pada bagian yang mudah untuk segera diambil.

Ø Kelompokkanlah barang-barang anda dan masukkan ke dalam plastik/kantung yang tidak tembus air dan kuat.

Untuk kegiatan kelompok/tim perlu ada pembagian tugas untuk membagi-bagi perlengkapan agar berat beban yang dibawa oleh setiap anggota tim terbagi rata.



manajemen perjalanan, essays manajemen perjalanan, manajemen perjalanan, manajemen perjalanan, manajemen perjalanan paper, manajemen perjalanan case, manajemen perjalanan tours.

Packing


Sebelum melakukan pendakian kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa, jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang-barang tersebut ke dalam Carier atau backpack. Packing yang baik menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan.
Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah :
  • Pada saat backpack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak, Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan pendakian kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, bayangkan jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang.
  • Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.
  • Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.
  • Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut :
  • Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.
  • Maksimalkan tempat yang ada, misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.
    • Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat / jas hujan pada kantong samping Keril/Ransel.
    • Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar ransel, karena menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu perjalanan anda karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking ke dalam ransel.
    Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif,
    patokan umum idealnya adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri, lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar